Unity in Diversity Foundation (UDF) atau Yayasan Bhinneka Tunggal Ika Universal (YBTI Universal) adalah sebuah organisasi sosial/nirlaba/non profit yang bekerja untuk menyiapkan kehidupan yang lebih baik untuk seluruh masyarakat yang kurang mendapat kesempatan dalam mendapatkan pendidikan melalui: Program Pemberdayaan Muda-mudi, Pendidikan Anak-anak, dan Program Pemberdayaan Remaja. YBTI didirikan di Padang, Sumatera Barat oleh dr.Manoochehr Tahmasebian dan dua muda-mudi Mentawai yaitu Asmadi Bobolat dan Katarina Salaise, pada tanggal 1 April 1996, dengan mendapat Akta Pendirian Yayasan Nomor 1 Tanggal 1 April 1996 oleh Notaris Laurensia Siti Nyoman, SH di Padang, Sumatera Barat. Kemudian pada tanggal 03 Desember 1998 YBTI juga memperoleh izin kegiatan program YBTI dari kantor Wilayah Departemen Sosial Provinsi Sumatera Barat dengan nomor V-003-ORSOS-SB/XII/1998, kemudian pada tanggal 11 Maret 2003, Direktur Pendidikan Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Luar Sekolah dan Pemuda, Departemen Pendidikan Nasional mengeluarkan surat referensi yang menyatakan bahwa YBTI adalah sebagai anggota keluarga besar Pendidikan Luar Sekolah (PLS) dengan fokus pengabdian Pemberdayaan Muda-mudi dan Pengembangan Pendidikan Anak-anak di daerah-daerah terpencil.
Melihat kegiatan Yayasan Bhinneka Tunggal Ika yang semakin meningkat dan agar lebih selaras dengan peraturan UU Yayasan yang baru, khususnya menyangkut syarat keanggotaan Badan Pengurus yaitu UU Nomor 16 Tahun 2001, maka Dewan Pendiri memutuskan kembali untuk mengangkat anggota Badan Pengurus yang baru sekaligus mengubah nama yayasan menjadi Yayasan Bhinneka Tunggal Ika Universal, tepatnya tanggal 30 April 2002. Sejak kepindahannya dari kota Padang, pada tahun 2003 sampai sekarang YBTI Universal berkantor pusat di Jl.Perjuangan no.22 Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, kota Medan, Sumatera Utara. YBTI Universal memulai sebuah konsep dan model pendidikan anak-anak, yaitu pendidikan holistik berbasis keunggulan dan penggalian sifat-sifat baik, yang diterapkan pada anak-anak usia PAUD dan TK yaitu 4-6 tahun, yang merupakan model pendidikan yang setara dengan PAUD dan TK yang selanjutnya kami sebut sebagai PPK (Pusat Pendidikan Kreatif) yang mana sekolah ini adalah embrio dari sekolah masyarakat/community school di masa depan.
Sebagai penghargaan kepada sumbernya, kami dengan rasa hormat dan rendah hati merasa perlu menginformasikan bahwa ide dan konsep pedagogi ini diinspirasi oleh tulisan-tulisan dari Sang Suci Baha’u’llah (Pesuruh Tuhan dari Agama Baha’i) yang mana di salah satu Tulisan SuciNya disabdakan: “Anggaplah manusia sebagai suatu tambang yang kaya akan permata-permata yang tak ternilai harganya. Hanya pendidikanlah yang dapat mengeluarkan harta kekayaannya dan memungkinkan umat manusia mendapatkan keuntungan darinya.”. Sekarang bayangkanlah jika Anda diberi suatu sumber tambang yang berisi permata-permata yang luar biasa indahnya dan setiap hari anda menemukan permata-permata yang baru yang tersembunyi dalam terowongan-terowongan tambang tersebut. Tidakkah ini begitu menyenangkan bagi anda? Terpikirkah oleh Anda permata-permata apa sajakah yang dimiliki oleh anak-anak tersebut? Kita dapat menganggap sifat-sifat baik yang terpendam dalam diri manusia seperti cinta, keramahan, keadilan, kejujuran, kedermawanan, sifat dapat dipercaya, dan ketulusan hati sebagai permata-permata tersebut. Kemampuan-kemampuan akal manusia seperti kapasitas untuk menemukan rahasia-rahasia alam, menghasilkan karya-karya seni yang indah, dan mengekspresikan pikiran-pikiran yang indah yang luhur dalam berbagai bentuk juga termasuk dari permata-permata tersebut. Semua itu dapat terwujud hanya melalui pendidikan sejati di mana manusia dapat mengeluarkan semua harta terpendam yang telah dianugerahkan oleh Tuhan kepada manusia. Model penerapan pendidikan yang ada di PPK YBTI Universal seperti ini tidak hanya ditujukan untuk memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat yang belum mendapat kesempatan mengenyam pendidikan sejak dini, namun juga akses terhadap kualitas pendidikan sejati yang lebih tinggi yang akan memungkinkan mereka menjadi orang yang mencapai keunggulannya dengan fokus pada penggalian dan penerapan sifat-sifat baik.
Sejak tahun 2000 sampai dengan 2011, YBTI Universal telah memfasilitasi pendirian lima belas PPK yang tersebar di Provinsi Sumatera Barat; Kepulauan Mentawai dan Provinsi Sumatera Utara di Indonesia, dan ada lebih dari 5400-an peserta didik yang telah lulus dari PPK-PPK ini dengan segala kemajuan dan perkembangan yang mereka raih sesuai dengan tabel indikator perkembangan anak yang telah kami desain berdasarkan pembelajaran, riset, dan musyawarah. Dari beberapa data yang dilaporkan oleh orang tua dan guru mengungkapkan bahwa anak-anak mereka menjadi lebih percaya diri untuk mengekspresikan aspirasinya, sopan, semangat dalam belajar, ceria,memiliki disiplin rohani misalnya dengan disiplin berdoa sebelum makan, tidur, atau melakukan aktivitas lainnya dan mengajak anggota keluarganya untuk bersama-sama berdoa, memandang dan memperlakukan orang-orang yang berlatar belakang berbeda dari sisi keyakinan, suku, ataupun warna kulit dengan sama dan tanpa prasangka, menghargai perbedaan pendapat, berperilaku dan bertutur kata lemah lembut, jujur, mandiri, menumbuhkan kasih sayang, dan sifat-sifat baik lainnya.
VISI: Tercipta masyarakat seutuhnya yang mandiri berdasarkan nilai-nilai luhur ilahiah khususnya di daerah-daerah terpencil.
MISI: 1. Membangun sebuah yayasan yang profesional, berdedikasi tinggi dan dapat dipercaya 2. Bekerjasama dengan lembaga-lembaga pemerintah dan non pemerintah yang mempunyai prinsip-prinsip dan tujuan yang sama 3. Menciptakan dan mengembangkan sumber daya manusia secara berkesinambungan melalui suatu proses pendidikan Holistik 4. Melibatkan masyarakat dalam proses perkembangan menggunakan sumber daya yang ada dengan mempertimbangkan nilai-nilai dan budaya setempat 5. Mengembangkan jaringan-jaringan nasional dan internasional untuk mendukung visi Yayasan.
Pernyataan Kebijakan Yayasan Bhinneka Tunggal Ika Universal:
• Yayasan ini adalah yayasan non politik dan non sekte. Walaupun konsep dan model pendidikannya diinspirasi dari prinsip-prinsip Agama Baha’i namun seluruh proses penerapan pendidikannya yang diselenggarakan oleh yayasan dapat diterima secara universal,menembus batas budaya, kepercayaan, lintas agama,dan didedikasikan untuk semua orang tanpa terkecuali, serta membuka peluang sebesar-besarnya dan mengundang sebanyak mungkin orang yang tersentuh untuk dapat berkontribusi di dalamnya melalui berbagai bentuk.
• Yayasan dijalankan berdasarkan standar etika rohani/Ilahiah yang universal, dan tata pengelolaannya mematuhi prinsip-prinsip keesaan Tuhan, cinta, kesatuan, disiplin namun fleksibel,keadilan, persamaan, transparansi, kerjasama, akuntabilitas, tanggung jawab, dan kebijaksanaan.
• Keuangan YBTI Universal diaudit setiap tahunnya oleh kantor akuntan publik (laporan audit keuangan tersedia berdasarkan permintaan).
• Para Anggota Badan Pembina mendedikasikan dirinya untuk perkembangan pendidikan melalui yayasan ini sebagai sukarelawan dan bekerja secara profesional.