Besarnya kebutuhan akan pendidikan anak-anak di Mentawai sangat dipengaruhi oleh minimnya jumlah tenaga pendidik yang tinggal di daerah pedalaman karena mereka mungkin mendapatkan tantangan-tantangan yang tidak biasa, apa lagi untuk tinggal dalam waktu yang tidak sebentar, khususnya bagi mereka yang berasal dari luar Mentawai. Melihat kondisi tersebut, dr.Manoochehr mempunyai ide untuk mendidik dan melatih muda-mudi Mentawai sebagai guru untuk mengajar di daerahnya sendiri. Kemudian sebagai wujud nyata dari ide tersebut, beliau membuka Program Pemberdayaan Muda-mudi/Youth Empowering Program (YEP) dalam Pendidikan Anak-anak, khususnya yang berada di daerah terpencil. Pada mulanya YEP yang pertama kali diadakan di kota Padang ini hanya diperuntukkan untuk muda-mudi Mentawai saja, namun beberapa muda-mudi dari daerah lain juga berminat untuk mengikuti program ini, antara lain dari Sumatera Barat (Padang), Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Jawa Barat, dan Jawa Timur.